Rabu, 19 Oktober 2011

Epigram

Hati hati di sana
Saat kabut tebal menyapu
Pada dinding dinding kamarmu
Pada tebal kaca jendelamu

hati hati di sana
saat semua muram
Pejamkan matamu pada selimut tebal abu abu

juga pada air dari matamu
jangan biarkan mereka menderai
tanpa penyeka
tanpa seorang untuk menyeka

kau sudah terlanjur lama terperangkap dalam jermalku
sudah benar terikat
terlalu sulit buat lepas
akan koyak jika dipaksa

maka bertahanlah
dari sini kita akan bikin sebuah memoar manis
atau mungkin sebuah roman picisan
yang selalu berakhir sempurna

Kamis, 28 Juli 2011

My Early Birthday


HEPI BESDEEE BUAT GUE. . . .


Awalnya gue kira, dan menurut paham yang dianut sebagian besar remaja alay masa kini, ulang taun paling sweet itu yang ke17 tahun. .dan umur 17 tahun itu udah berlalu 2 tahun yang lalu, dan nggak ada sweet2nya sama sekali buat gue. Nothing!

 Oke fine, gue harus ngaku, ini ulangtahun gue yang ke19 tahun. But, dont judge a book by its cover! Gini2 nih, wajah gue masih imut-imuuuut (tolong bacanya sambil ngebayangin muka baim) dan tentu saja unyu-unyuuuu(klo yang ini, bacanya sambil ngebayangi muka cherybelle)hwahahaha ^.^

Satu hal yang bikin ultah gue tahun ini beda dibandingin ultah2 gue sebelumnya.  .awalnya gue kira, surpres2 pas ultah kayak gitu cuma ada dalam mimpi! Atau klo dalam realita, itu cuman sebatas ada di ftv, layar teenlit, sinetron, dan semacamnya. .but?? Gue salah besar. .


Gue bener2 nggak pernah nyangka cowok yang berstatus jadi "cwok" gue saat itu, rela malem2 jam12 tepat, dateng ke rumah bawain puding coklat, yang di atasnya ada tulisan "happy birthday" yg ditaburi lilin-lilin kecil di skitarnya sedemikian rupa sehingga tercipta suasana soswiiiittt bangettt. .oh God, mata gue melotot tot tot tot ngliatnya, beruntung masih belum copot. . gue langsung terbayang sesosok pangeran berkuda yang tampan rupawan turun dari kudanya, menghampiri sesosok putri cantik jelita (putri cantik jelita dalam konteks ini adalah gue, sekali lagi perlu digaris bawahi, gue!), mengulurkan tangannya, dan ngajakin gue berkuda. .yihaaaa \m/
Malam itu, rasa cinta gue bertambah berkali-kali lipat, berlipat-lipat ganda sama dia. .

   Dan puding Coklat, piring curian, motor supra serta sebuah malam yang dingin menjadi saksi bisu daftar panjang memoar indah tentang kita

Rabu, 27 Juli 2011

Dan Percayalah..

kita sudah benar sejalan

aku melangkah pada duri tajam
dan kau mengekor di belakangku
kau mengajak kembali pada sinar terang
dan aku mengikuti

kau terlalu sibuk dengan hal kecilmu
lupakan,
dan percayalah..
kerikil kecil takkan menyakiti
bila kita kita berjalan perlahan

"time flies fast when you're beside me,
no matter sad or happy",
aku masih merasa berada di sampingmu
melihatmu dari layar kaca komputer jinjingku
kau tersenyum disana, tertawa..
dan benar aku masih berada di sampingmu

maaf bila disini aku menemukan teman bercerita baru
sebuah tembok kamar putih cantik
yang benar putih
yang tanpa cela
yang selalu diam saat dengan kasar aku mengumpatinya
memukulnya..
menumpahkan semua kesal

dia tak memberi tanggapan
tak pernah
tapi aku selalu nyaman
karena dia selalu tersenyum saat aku bercerita tentangmu..

Rabu, 09 Maret 2011

Sebuah Jalan Sebuah Ujian

bila di barat nanti
cahaya meredup
pelita menggelap
mentaripun tenggelam sama sekali
ingat saat kelingking berpagut

akan ada cahaya

dan bila datang di berandamu
seekor burung jantan rupawan
dengan bintang-bintang di pundaknya
dgn seikat harapan di sakunya

kumohon acuhkan

aku akan berpeluh
meredam goda,memungut bulir bulir asa
yang berserak
aku akan kumpulkan

kumohon nantikan

kita jalani ini jalan
yang terjal berbatu
yang berkelok merancu.
dengan tenang
dengan langkah nyalang
biar hujan datang
biar panas meregang
tak akan goyah berlari
kita tahu pasti,sebentar indah lagi

"aku pun sempat janjikan
kukayuh semua mimpiku
berlabuh tepat di kotamu
dan kau pun slalu janjikan
kau kan menungguku datang
bersatu kembali seperti dulu.."
kau tau
bukan hanya lagu indah merdu
tapi sebuah janji mengharu biru

dan bila rindu datang menggebu
lihatlah bulan,
yg kan tetap sama
walau bandung,semarang,jogja pisahkan kita

"tunggulah aku di jakartamu
di pelabuhan smua mimpimu.."

Sabtu, 05 Februari 2011

JALAN KITA (SATU)

mendung,
kita sama suka saat itu

saat awan menebal menyatukan kasihnya

lindungi dari bias cahaya,
dari panas dunia

rintik hujan,
senyum indahnya satukan kita

setiap jengkalnya adalah bahagia


erat,
jemari kita terpagut erat
mata saling tatap,walau mulut terdiam
rekat

menelusuri setiap taman bunga, sedu sedan, dan rindu dendam kita

sekat sekat tlah menghilang pudar

jarak mendekat benar

sedang dalam pendar lilin malam ini kita tahu

Tuhan adalah seniman tak terduga