Kamis, 28 Juli 2011

My Early Birthday


HEPI BESDEEE BUAT GUE. . . .


Awalnya gue kira, dan menurut paham yang dianut sebagian besar remaja alay masa kini, ulang taun paling sweet itu yang ke17 tahun. .dan umur 17 tahun itu udah berlalu 2 tahun yang lalu, dan nggak ada sweet2nya sama sekali buat gue. Nothing!

 Oke fine, gue harus ngaku, ini ulangtahun gue yang ke19 tahun. But, dont judge a book by its cover! Gini2 nih, wajah gue masih imut-imuuuut (tolong bacanya sambil ngebayangin muka baim) dan tentu saja unyu-unyuuuu(klo yang ini, bacanya sambil ngebayangi muka cherybelle)hwahahaha ^.^

Satu hal yang bikin ultah gue tahun ini beda dibandingin ultah2 gue sebelumnya.  .awalnya gue kira, surpres2 pas ultah kayak gitu cuma ada dalam mimpi! Atau klo dalam realita, itu cuman sebatas ada di ftv, layar teenlit, sinetron, dan semacamnya. .but?? Gue salah besar. .


Gue bener2 nggak pernah nyangka cowok yang berstatus jadi "cwok" gue saat itu, rela malem2 jam12 tepat, dateng ke rumah bawain puding coklat, yang di atasnya ada tulisan "happy birthday" yg ditaburi lilin-lilin kecil di skitarnya sedemikian rupa sehingga tercipta suasana soswiiiittt bangettt. .oh God, mata gue melotot tot tot tot ngliatnya, beruntung masih belum copot. . gue langsung terbayang sesosok pangeran berkuda yang tampan rupawan turun dari kudanya, menghampiri sesosok putri cantik jelita (putri cantik jelita dalam konteks ini adalah gue, sekali lagi perlu digaris bawahi, gue!), mengulurkan tangannya, dan ngajakin gue berkuda. .yihaaaa \m/
Malam itu, rasa cinta gue bertambah berkali-kali lipat, berlipat-lipat ganda sama dia. .

   Dan puding Coklat, piring curian, motor supra serta sebuah malam yang dingin menjadi saksi bisu daftar panjang memoar indah tentang kita

Rabu, 27 Juli 2011

Dan Percayalah..

kita sudah benar sejalan

aku melangkah pada duri tajam
dan kau mengekor di belakangku
kau mengajak kembali pada sinar terang
dan aku mengikuti

kau terlalu sibuk dengan hal kecilmu
lupakan,
dan percayalah..
kerikil kecil takkan menyakiti
bila kita kita berjalan perlahan

"time flies fast when you're beside me,
no matter sad or happy",
aku masih merasa berada di sampingmu
melihatmu dari layar kaca komputer jinjingku
kau tersenyum disana, tertawa..
dan benar aku masih berada di sampingmu

maaf bila disini aku menemukan teman bercerita baru
sebuah tembok kamar putih cantik
yang benar putih
yang tanpa cela
yang selalu diam saat dengan kasar aku mengumpatinya
memukulnya..
menumpahkan semua kesal

dia tak memberi tanggapan
tak pernah
tapi aku selalu nyaman
karena dia selalu tersenyum saat aku bercerita tentangmu..